Kemaksiyatan
“Dan apa saja
musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu
sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”
(Q.s. Asy-Syura`: 30)
Ibnu Qayyim
Al-Jauziyyah rahimahullah mengatakan, “Di antara akibat dari perbuatan dosa
adalah hilangnya nikmat, dan akibat dosa adalah datangnya bencana (musibah).
Oleh karena itu, hilangnya suatu nikmat dari seorang hamba adalah karena dosa.
Begitu pula, datangnya berbagai musibah juga disebabkan oleh dosa.” (Al-Jawabul
Kafi, hlm. 87)
Hakikat artinya i`tikad atau kepercayaan sejati mengenai Tuhan, maka hakikat ini pekerjaan hati. Sehingga tidak ada yang dilihat didengar selain Allah, atau gerak dan diam itu diyakini dalam hati pada hakikatnya adalah kekuasaan Allah. (Abdurrahman Siddik Al Banjari ,1857 kitab Amal Ma`rifat).
surat al-’Alaq ayat 6-7: “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.”
Akhlaq adalah secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.[Ahmad A.K. Muda. 2006. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jakarta: Reality Publisher. Hal 45-50]
Rasulullah saw, bersabda: “Malaikat Tidak masuk rumah yang terdapat anjing dan gambar makhluq bernyawa di dalamnya”. (Muttafaq ‘Alaih dari hadits Abu Tholhah, lafadz milik Bukhori). Abdullah bin Abbas saw berkata: “Yang dimaksud adalah patung/ gambar bernyawa” ( AlBukhari)
